SUMEDANG – Babinsa Desa Cintajaya Koramil 1013/Jatigede Kodim 0610/Sumedang, Pelda Wahid Baniin Muhklasiin, memberikan edukasi pencegahan kebakaran kepada warga Dusun Legok, Desa Cintajaya, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah pencegahan dini terhadap kebakaran yang dapat dipicu kebiasaan membakar sampah sembarangan saat kondisi cuaca panas dan lingkungan kering.
Babinsa mengimbau warga tidak membakar sampah di area terbuka, terutama di sekitar lahan kering, kebun, dan permukiman. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan sumber api yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Perwakilan warga Dusun Legok, Didin, mengapresiasi edukasi yang diberikan Babinsa. “Kami akan berusaha mengikuti imbauan agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat musim kemarau seperti sekarang, ” ujarnya.
Ketua RW setempat, Sadikin, mengatakan pencegahan kebakaran menjadi tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh warga meningkatkan kewaspadaan karena kondisi lingkungan pada musim kemarau lebih mudah terbakar.
Kepala Desa Cintajaya Narso mendukung kegiatan tersebut. “Kami berharap masyarakat dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran. Jangan sampai kelalaian kecil dalam membakar sampah menimbulkan kebakaran yang lebih besar, ” tuturnya.
Pelda Wahid Baniin Muhklasiin menjelaskan bahwa api berukuran kecil dapat merambat dengan cepat melalui rumput atau lahan kering. Ia meminta masyarakat menghindari pembakaran sampah sembarangan serta bersama-sama menjaga lingkungan.
Danramil 1013/Jatigede Lettu Cba Tri Setyo Utomo mengatakan Babinsa akan terus melakukan pembinaan dan mengingatkan masyarakat mengenai kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk membakar sampah tanpa pengawasan.
Edukasi tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran warga Dusun Legok untuk menjaga lingkungan, menghindari aktivitas pemicu kebakaran, dan memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah desa, serta masyarakat selama musim kemarau. (PERS)

Updates.